Varian Covid-19 Bernama Eris Ini Menyerang Imun. Bantu Cegah Pakai Madu, Yuk!
- On August 23, 2023
Siapa yang mengira jika Covid-19 memang benar-benar berhenti penyebarannya sejak diumumkan berlakunya endemi Juni 2023 lalu?
Oops, ternyata hal ini masih perlu diwaspadai yah Sobat Ji-Min! Sejak 31 Juli 2023, kasus varian Covid-19 terbaru bernama Eris ini meningkat di Inggris. Hal ini juga ditunjukkan pada saat musim liburan dan tayangnya 2 film Hollywood yang laris manis (Oppenheimer dan Barbie) saat itu. Animo masyarakat terhadap film ini tentunya membuat kerumunan jauh lebih besar. Sehingga hal ini juga menjadi pemicu varian Covid-19 Eris ini menyebar lebih cepat.
Bagaimana dengan penyebarannya di Indonesia?
Melansir dari CNN Indonesia, varian ini ternyata telah tersebar di Indonesia sejak Maret 2023, lho! Wah kenapa nggak begitu disadari yah penyebarannya? Sebenarnya, varian Covid-19 ini bahaya nggak sih? Apa saja gejala yang bisa kita waspadai? Simak penjelasan Ji-Min berikut, yuk!
Gejala Varian Covid-19: Eris
Terlihat sejak kemunculannya di Indonesia yang nggak begitu disadari, skala bahaya dari varian Covid-19 satu ini menurut CNBC Indonesia ternyata cukup rendah. Dibandingkan dengan varian Covid-19 lainnya seperti Delta, Beta dan Omicron, varian COVID-19 satu ini belum terlihat jelas dampak dan tingkat keparahannya. Gejala yang dapat dirasakan penderita pun hampir mirip dengan sakit flu atau demam biasa. Berikut gejala yang biasanya dialami pengidap Eris:
- Batuk
- Pilek
- Demam
- Sakit kepala
- Cepat lelah
- Sakit tenggorokan
Apalagi dengan adanya pancaroba yang terjadi akhir-akhir ini (disertai dengan cuaca panas ekstrem) beserta penyakit penyertanya. Musim kemarau kering yang juga datang bersamaan dengan varian ini membuat kita semua nggak begitu mengenali perbedaan antara keduanya.
Pencegahan yang Dapat Dilakukan
Melansir dari Sindo News, meskipun nggak lebih bahaya daripada varian COVID-19 lainnya, namun yang perlu diwaspadai dari Eris adalah: penularannya yang sangat cepat. Varian Covid-19 turunan Omicron ini sebenarnya perlu diwaspadai saat imun tubuhmu sedang menurun yah, Sobat Ji-Min!
Selain itu, jika dalam beberapa pekan terakhir kamu sedang skip olahraga rutin, balik lagi on the track yuk! Apalagi kalau pola makanmu ikut berantakan, duuhhh jangan sampai keterusan ya! Apapun varian virusnya, jika kita rutin menjalankan healthy lifestyle Ji-Min rasa daya tahan tubuh kita yang kuat lebih kebal melawan penyakit.
Antara pola makan dan olahraga, sepertinya yang rentan nggak teratur ada pada pola makan. Pola makan ini selain perlu diperhatikan dari segi tertibnya jam makan, yang perlu jadi perhatianmu ada pada komposisi di setiap makanan. Apakah kadar kalorinya sudah aman? Apakah kandungan gulanya juga nggak berlebihan? Hayooo siapa di antara Sobat Ji-Min yang sering skip ini?
Yap, kandungan gula dan kalori yang berlebihan menjadi penyebab utama tubuhmu jadi rentan sakit. Coba cek lagi, apakah makanan sehari-hari yang kamu konsumsi juga aman dari kandungan gula yang berlebihan? Nah, agar kamu aman dari konsumsi gula berlebih, pakai pemanis alami seperti madu aja, yuk! Madu asli yang mengandung antioksidan dan anti inflamasi dapat menjaga daya tahan tubuhmu dengan optimal. Eitsss, namun untuk takaran konsumsinya jangan kebanyakan juga ya Sobat Ji-Min! Daripada kamu takut dan ragu menakar madu, mending stok Shiji madu sachet yang takarannya sudah tepat setara dengan 1 sendok makan madu asli.
Kemasan Shiji madu sachet yang praktis dapat menjadi immune-booster di mana pun dan kapan pun. Bisa kamu gunakan sebagai pemanis alami ataupun topping, Shiji madu sachet merupakan solusi tepat agar imun tubuhmu tetap terjaga di tengah pancaroba ataupun adanya peningkatan penyebaran varian Covid-19 Eris ini. Terbuat dari madu asli, Shiji madu sachet memang membuat gaya hidup lebih sehat it’s always #EASHIJI ! Belum stok Shiji madu sachet Sobat Ji-Min? Stok sekarang, yuk!

